6 Rekomendasi Kuliner Malam Legendaris di Jogja

Sebagai kota budaya yang memiliki banyak destinasi wisata, Yogyakarta seakan tak pernah tidur. Semakin larut, beberapa kawasan seperti Alun-alun Kidul hingga Malioboro malah makin ramai dan disesaki wisatawan lokal maupun mancanegara.

Nah, setelah puas menikmati keindahan malam Kota Gudeg, memang paling pas mengisi perut dengan sajian tradisional bercita rasa khas. Tak perlu khawatir kelaparan, banyak tempat makan di Jogja yang buka hingga larut malam, bahkan dini hari.

Meski baru buka saat orang-orang terlelap, nyatanya beberapa tempat makan tengah malam ini tak pernah sepi pengunjung, lho. Jadi buat kamu yang sedang berlibur ke Yogyakarta, tak ada salahnya berwisata kuliner malam di enam tempat makan populer ini. Apa saja?

1. Oseng Mercon Bu Narti

Oseng Mercon Bu Narti (Foto: Instagram @oktipurwaningsih)

Bagi kamu penyuka makanan pedas, Oseng Mercon Bu Narti bisa menjadi tujuan wisata kuliner yang sangat untuk dilewatkan. Berada tak jauh dari kawasan Nol Kilometer, tepatnya di Jalan Ahmad Dahlan, warung kaki lima ini hampir tak pernah sepi pengunjung, lho.

Untuk hidangan andalannya, ada oseng-oseng mercon yang terbuat dari jeroan dan koyor atau lemak sapi yang dimasak bersama cabai rawit dan beragam bumbu tradisional. Disajikan bersama nasi putih hangat, pedasnya oseng mercon mampu membuat peluh terus mengucur.

Kendati demikian, cita rasa pedas menggigit inilah yang membuat banyak orang semakin penasaran untuk mencobanya. Saking larisnya, warung Bu Narti ini bisa menghabiskan sekitar 10 kilogram cabai rawit setiap harinya.

Alamat: Jalan KH. Ahmad Dahlan, Daerah Istimewa Yogyakarta 55262

Buka: 17.00 – 24.00 WIB

2. Gudeg Permata

Gudeg Permata (Foto: Instagram @nina_epicure)

Saat berlibur ke Jogja, rasanya belum lengkap bila tak mencicipi gudegnya yang legit mengenyangkan. Bila ingin mencicipi gudeg yang lezat di malam hari, Gudeg Permata dapat bisa menjadi pilihan yang tepat. Sesuai nama tempat makannya, warung makan ini bisa dijumpai di Jalan Gajah Mada, tepatnya di sisi Bioskop Permata.

Telah ada sejak 1950-an, warung kaki lima yang tak pernah sepi pengunjung ini memiliki menu gudeg yang cukup lengkap. Ada gudeg nangka, gudeg ayam, krecek, dan beberapa lauk pelengkap gudeg lainnya. Jam bukanya pun cukup lama, sehingga bisa menjadi tempat yang cocok untuk mengganjal lapar di malam hari.

Alamat: Jalan Gajah Mada, PurwoKinanti, Pakualaman, Pakualaman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55166

Buka: 21.00 – 02.00 WIB

3. Gudeg Pawon

Gudeg Pawon. (Foto: Instagram: @bubueataway & @gudegpawonyogya)

Ingin menyantap langsung gudeg Jogja langsung dari ‘pabriknya’? Datang saja ke Gudeg Pawon yang sudah berdiri sejak 1950-an.

Selain gudegnya yang autentik, keistimewaan Gudeg Pawon terletak pada proses pemasakannya yang masih menggunakan pawon atau tungku tradisional dari tanah liat. Tak hanya itu, pengunjung juga dapat memilih langsung beragam gudeg dan lauknya langsung di dapur Gudeg Pawon.

Perpaduan gudeg bercita rasa legit, ayam kampung yang gurih, dan daun pisang sebagai pembungkusnya memang membuat sajian ini semakin menggugah. Meski termasuk salah satu warung gudeg legendaris, harga yang ditawarkan cukup terjangkau yakni mulai Rp 13 ribu hingga Rp 25 ribuan per porsinya.

Alamat: Jalan Janturan UH/IV No.36, Warungboto, Umbulharjo, Daerah Istimewa Yogyakarta 55164

Jam buka: 21.30 – 24.00 WIB

4. Raminten

Raminten (Foto: Instagram @ramintenkaliurang)

Raminten merupakan salah satu tempat makan yang cukup populer di kalangan anak muda Yogyakarta. Dikenal pula dengan nama The House of Raminten, tempat makan in bisa dibilang paket lengkap karena menyuguhkan perpaduan suasana keraton tradisional, menu tradisional, hidangan kekinian, hingga pertunjukan kabaret.

Selain itu, keunikan Raminten terletak pada nama menu dan penyajiannya yang menarik. Salah satunya ayam koteka yang dimasak dan disajikan dengan wadah dari bambu. Selain itu, tempat makan yang buka 24 jam ini juga menyediakan aneka jamu tradisional yang ampuh menyegarkan badan.

Alamat: Jalan Sabirin, Kotabaru, Gondokusuman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55224

Jam buka: 24 jam

5. Mi Ayam Grabyas

Mi Ayam Grabyas (Foto: Instagram @pesonajogja)

Saat berada di kawasan Malioboro, jangan lupa untuk mencicipi Mi Ayam Grabyas yang legendaris. Menggunakan emperan toko yang telah tutup sebagai lokasinya, gerobak Mi Ayam Grabyas tak pernah henti melayani pasanan pelanggan setianya.

Tak jauh berbeda dari mi ayam pada umumnya, mi ayam di sini terdiri dari mi basah kecil, sawi hijau, daging ayam, dan selembar kerupuk pangsit. Disiram kuah kaldu berisi dua butir bakso, perpaduan gurih dan lembutnya mi mampu menghangatkan badan di malam hari. Dikenal pula dengan nama Mi Ayam Grabyas Red Door, warung kaki lima ini bisa dikunjungi setiap harinya mulai pukul 23.30 hingga 03.30 dini hari.

Alamat: Jl. Malioboro No.60, Suryatmajan, Danurejan, Daerah Istimewa Yogyakarta 55213

6. Angkringan Lik Man

Angkringan Yogyakarta. (Foto: Instagram @angkringankarangpucung_mba_dev & @altoand)

Yogyakarta memang terkenal akan angkringannya yang cocok dijadikan destinasi wisata kuliner murah meriah. Di antara banyaknya angkringan di Kota Gudeg ini, ANgkringan Lik Man angkringan legendaris dan paling dikenal hingga ke luar kota.

Di sini, pengunjung bisa menikmati sederet menu khas seperti nasi kucing berisi aneka oseng, sate jeroan, sate usus, hingga sate kerang yang gurih. Selain itu, jangan lupa untuk mencicipi kopi joss-nya yang unik dan pastinya nikmat diminum sambil bercengkerama dengan orang terdekat.

Alamat: Jalan Wongsodirjan, Sosromenduran, Gedong Tengen, Daerah Istimewa Yogyakarta 55271

Jam buka: 14.00 – 03.00 WIB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat